Populer Posts Hari ini
Popular Posts
-
Java Inputan / Ouput Kumpulan Source Code dengan Bahasa Java IF ...
-
Pengertian Akar persamaan kuadrat Persamaan Kuadrat merupakan suatu persamaan polinomial berorde 2 dengan bentuk umum da...
-
#include <stdio.h> #include <stdlib.h> void DesimalToBiner(int N){ if(N>1){ DesimalToBiner(N/2); } ...
-
1. Insertion Sort 2. Buble Sort 3. Shell Sort 4. Quick Sort 5. Pengurutan Matriks
-
Palindrom adalah sebuah kata, frasa, angka maupun susunan lainnya yang dapat dibaca dengan sama baik dari depan maupun bela...
-
Pengertian Akar persamaan kuadrat Persamaan Kuadrat merupakan suatu persamaan polinomial berorde 2 dengan bentuk umum dari...
-
Perulangan For yaitu perulangan yang dilakukan ketika kondisi kapan perulangan dihentikan dan banyaknya proses perulang...
-
program kalkulator GUI dengan java di netbeans Download
-
Bilangan Prima adalah bilangan asli yang lebih dari satu yang tidak dapat dibagi oleh bilangan manapun kecuali o...
-
#include <stdio.h> #include <conio.h> int main() { int i,j,c; printf("deret bilangan prima 1-100 adalah \n...
Powered by Blogger.
Labels
Lorem 1
adsense
"
});
Circle Gallery
"
});
‹
›
News
"
});
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
void DesimalToBiner(int N){
if(N>1){
DesimalToBiner(N/2);
}
printf("%d",N%2);
}
int main()
{
int desimal;
printf("Masukkan Bilangan desimal \t:");scanf("%d",&desimal);
DesimalToBiner(desimal);
}
#include <stdlib.h>
void DesimalToBiner(int N){
if(N>1){
DesimalToBiner(N/2);
}
printf("%d",N%2);
}
int main()
{
int desimal;
printf("Masukkan Bilangan desimal \t:");scanf("%d",&desimal);
DesimalToBiner(desimal);
}
C - matematika - Rekursif
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
int main()
{
int n,i=1, k;
int j;
int biner[10];
printf("Masukkan bilangan\t:");
scanf("%d",&n);
while(n>0){
biner[i]=n%2;
n=n/2;
i=i+1;
k=i;
}
for(j=k-1;j>0;j--)
{
printf("%d",biner[j]);
}
}
#include <stdlib.h>
int main()
{
int n,i=1, k;
int j;
int biner[10];
printf("Masukkan bilangan\t:");
scanf("%d",&n);
while(n>0){
biner[i]=n%2;
n=n/2;
i=i+1;
k=i;
}
for(j=k-1;j>0;j--)
{
printf("%d",biner[j]);
}
}
C - matematika
Perulangan For
yaitu perulangan yang dilakukan ketika kondisi kapan perulangan dihentikan dan banyaknya proses perulangan sudah di ketahui. Secara umum bentuk perulangan For yaitu
for(Awal, Akhir, Peningkatan)statemen;
Awal : Nilai awal yang di berikan terhadap suatu variabel untuk perulangannya (misal i=0). variabel ini di gunakan untuk menghitung banyak perulangan yang akan dilakukan.
Akhir: Ungkapan yang menunjukkan suatu kondisi yang harus di penuhi agar perulangan terus dilakukan misal (i<=5). jadi, perulangan akan terus dilakukan selama i lebih kecil atau sama dengan 5.
Peningkatan: ungkapan yang menunjukkan perubahan nilai variabel setiap perulangan dilakukan misal(i++, berarti nilai i akan ditambah 1 setiap perulangan dilakukan).
contoh program for
#include <stdio.h>
main(){
int i;
for(i=0;i<=5;i++){
printf("indonesia \n");
}
}
maka iika program dijalankan akan menampilkan indonesia sebanyak 5 kali.
Perulangan while
yaitu sebuah perulangan yang kondisi berhenti sudah di ketahui tetapi banyaknya proses perulangan belum di ketahui. perbedaannya dengan for yaitu perulangan while nilai awal diberikan di luar dan peningkatan nilai variabel pengontrol perulangan dilakuakan didalam statemen. secara umum bentuk dari perulangan while yaitu
while (kondisi)statemen;
contoh program while
#include <stdio.h>
main(){
int i=5;
while(i<7){
printf("indonesia \n");
i++;
}
}
jika program ini di jalankan akan menampilkan hasil "indonesia" sebanyak 2 kali.
Perulangan do-while
hampir sama dengan perulangan while yaitu sebuah perulangan yang kondisi berhenti sudah di ketahui tetapi banyaknya proses perulangan yang dilakuakan belum di ketahui. perbedaannya dengan while yaitu perulangan do-while pasti akan dilakukan minimal satu kali. hal ini terjadi karena pengecekan kondisi dilakukan diakhir statemen. secara umum bentuk perulangan do-while yaitu:
do statemen while(kondisi);
contoh program yaitu:
#include <stdio.h>
main(){
int i=5;
do{
printf("indonesia \n");
i++;
}while(i<7);
}
jika program ini di jalankan akan menampilkan kata "indonesia" sebanyak 2 kali.
sekian postingan saya kali ini mohon komentar dan sarannya....
yaitu perulangan yang dilakukan ketika kondisi kapan perulangan dihentikan dan banyaknya proses perulangan sudah di ketahui. Secara umum bentuk perulangan For yaitu
for(Awal, Akhir, Peningkatan)statemen;
Awal : Nilai awal yang di berikan terhadap suatu variabel untuk perulangannya (misal i=0). variabel ini di gunakan untuk menghitung banyak perulangan yang akan dilakukan.
Akhir: Ungkapan yang menunjukkan suatu kondisi yang harus di penuhi agar perulangan terus dilakukan misal (i<=5). jadi, perulangan akan terus dilakukan selama i lebih kecil atau sama dengan 5.
Peningkatan: ungkapan yang menunjukkan perubahan nilai variabel setiap perulangan dilakukan misal(i++, berarti nilai i akan ditambah 1 setiap perulangan dilakukan).
contoh program for
#include <stdio.h>
main(){
int i;
for(i=0;i<=5;i++){
printf("indonesia \n");
}
}
maka iika program dijalankan akan menampilkan indonesia sebanyak 5 kali.
Perulangan while
yaitu sebuah perulangan yang kondisi berhenti sudah di ketahui tetapi banyaknya proses perulangan belum di ketahui. perbedaannya dengan for yaitu perulangan while nilai awal diberikan di luar dan peningkatan nilai variabel pengontrol perulangan dilakuakan didalam statemen. secara umum bentuk dari perulangan while yaitu
while (kondisi)statemen;
contoh program while
#include <stdio.h>
main(){
int i=5;
while(i<7){
printf("indonesia \n");
i++;
}
}
jika program ini di jalankan akan menampilkan hasil "indonesia" sebanyak 2 kali.
Perulangan do-while
hampir sama dengan perulangan while yaitu sebuah perulangan yang kondisi berhenti sudah di ketahui tetapi banyaknya proses perulangan yang dilakuakan belum di ketahui. perbedaannya dengan while yaitu perulangan do-while pasti akan dilakukan minimal satu kali. hal ini terjadi karena pengecekan kondisi dilakukan diakhir statemen. secara umum bentuk perulangan do-while yaitu:
do statemen while(kondisi);
contoh program yaitu:
#include <stdio.h>
main(){
int i=5;
do{
printf("indonesia \n");
i++;
}while(i<7);
}
jika program ini di jalankan akan menampilkan kata "indonesia" sebanyak 2 kali.
sekian postingan saya kali ini mohon komentar dan sarannya....
C - do while - for - konsep dasar - while
kali ini saya akan berbagi source code membuat tulisan bergerak dengan bahasa C. setelah membaca mohon tinggalkan komentar dan like. terimah kasih semoga postingan saya kali ini bermanfaat.
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main()
{
int x; double y;
char salam[]= "\t\t\t SELAMAT DATANG";
printf("\n\n\n");
for(x=0; salam[x]!=NULL; x++)
{
printf("%c",salam[x]);
for(y=0; y<=9999999; y++)
{
}
}
getch();
}
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main()
{
int x; double y;
char salam[]= "\t\t\t SELAMAT DATANG";
printf("\n\n\n");
for(x=0; salam[x]!=NULL; x++)
{
printf("%c",salam[x]);
for(y=0; y<=9999999; y++)
{
}
}
getch();
}
C - for
Pada postingan saya kali ini saya akan membagikan source code program segitiga huruf dengan bahasa C
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main ()
{
int n=0,i,j,x;
char a[100] = "ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ";
printf("masukkan tinggi segitiga");scanf("%d",&x);
for(i=0; i<=x; i++){
for(j=0; j<=i; j++){
printf("%c",a[i]);
n++;
}
printf("\n");
}
getch();
}
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main ()
{
int n=0,i,j,x;
char a[100] = "ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ";
printf("masukkan tinggi segitiga");scanf("%d",&x);
for(i=0; i<=x; i++){
for(j=0; j<=i; j++){
printf("%c",a[i]);
n++;
}
printf("\n");
}
getch();
}
C - for
Kali ini saya akan membagikan source code untuk menjalankan program secara berulang dengan bahasa C
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
int n=0;
float jumlah=0,bil,rata;
char lagi='Y';
while ((lagi=='Y')||(lagi=='y'))
{
printf("Masukkan bilangan : ");
scanf("%f",&bil);
jumlah=jumlah+bil;
n=n+1;
printf("Apakah Anda akan memasukkan data lagi [Y/T]: ");
scanf("%s",&lagi); printf("\n");
}
rata=jumlah/n; printf("\n"); printf("Banyaknya bilangan : %i \n",n);
printf("Rata-rata bilangan : %.2f \n",rata);
getch();
}
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
int n=0;
float jumlah=0,bil,rata;
char lagi='Y';
while ((lagi=='Y')||(lagi=='y'))
{
printf("Masukkan bilangan : ");
scanf("%f",&bil);
jumlah=jumlah+bil;
n=n+1;
printf("Apakah Anda akan memasukkan data lagi [Y/T]: ");
scanf("%s",&lagi); printf("\n");
}
rata=jumlah/n; printf("\n"); printf("Banyaknya bilangan : %i \n",n);
printf("Rata-rata bilangan : %.2f \n",rata);
getch();
}
C - do while
pada postingan saya kali ini saya akan berbagi mengenai program konversi bilangan desimal ke romawi dengan menggunakan bahasa C.
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <stdlib.h>
int main()
{
int x;
printf("Program Mengubah Bilangan Bulat Menjadi Angka Romawi\n");
printf("----------------------------------------------------\n");
printf("Masukkan angka (1-29) : ");
scanf("%i",&x);
if(x<1||x>30)
{
printf("Angka tidak boleh lebih dari 30 atau kurang dari 1");
}
else
{
while(x>=10)
{
printf("X");
x=x-10;
}
if(x>=5)
{
if(x==9)
{
printf("IX");
x=x-9;
}
else
{
printf("V");
x=x-5;
}
}
while(x>=1)
{
if(x==4)
{
printf("IV");
x=x-4;
}
else
{
printf("I");
x=x-1;
}
}
}
getch();
}
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <stdlib.h>
int main()
{
int x;
printf("Program Mengubah Bilangan Bulat Menjadi Angka Romawi\n");
printf("----------------------------------------------------\n");
printf("Masukkan angka (1-29) : ");
scanf("%i",&x);
if(x<1||x>30)
{
printf("Angka tidak boleh lebih dari 30 atau kurang dari 1");
}
else
{
while(x>=10)
{
printf("X");
x=x-10;
}
if(x>=5)
{
if(x==9)
{
printf("IX");
x=x-9;
}
else
{
printf("V");
x=x-5;
}
}
while(x>=1)
{
if(x==4)
{
printf("IV");
x=x-4;
}
else
{
printf("I");
x=x-1;
}
}
}
getch();
}
C - do while - if - matematika
pada postingan saya kali ini saya akan berbagi mengenai program konversi bilangan desimal ke romawi dengan menggunakan bahasa C.
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <stdlib.h>
int main()
{
int x;
printf("Program Mengubah Bilangan Bulat Menjadi Angka Romawi\n");
printf("----------------------------------------------------\n");
printf("Masukkan angka (1-29) : ");
scanf("%i",&x);
if(x<1||x>30)
{
printf("Angka tidak boleh lebih dari 30 atau kurang dari 1");
}
else
{
while(x>=10)
{
printf("X");
x=x-10;
}
if(x>=5)
{
if(x==9)
{
printf("IX");
x=x-9;
}
else
{
printf("V");
x=x-5;
}
}
while(x>=1)
{
if(x==4)
{
printf("IV");
x=x-4;
}
else
{
printf("I");
x=x-1;
}
}
}
getch();
}
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <stdlib.h>
int main()
{
int x;
printf("Program Mengubah Bilangan Bulat Menjadi Angka Romawi\n");
printf("----------------------------------------------------\n");
printf("Masukkan angka (1-29) : ");
scanf("%i",&x);
if(x<1||x>30)
{
printf("Angka tidak boleh lebih dari 30 atau kurang dari 1");
}
else
{
while(x>=10)
{
printf("X");
x=x-10;
}
if(x>=5)
{
if(x==9)
{
printf("IX");
x=x-9;
}
else
{
printf("V");
x=x-5;
}
}
while(x>=1)
{
if(x==4)
{
printf("IV");
x=x-4;
}
else
{
printf("I");
x=x-1;
}
}
}
getch();
}
C - do while - if - matematika
#include<stdio.h>
#include<math.h>
#include<conio.h>
float determinant(float a[25][25],float k);
void cofactor(float num[25][25],float f);
void transpose(float num[25][25],float fac[25][25],float r);
int main()
{
float a[25][25],k,d;
int i,j;
printf("-------------------------------------------------------------\n");
printf("----------------program invers matriks------------------------\n");
printf("-------------------------------------------------------------\n");
printf("masukkan ordo matriks : ");
scanf("%f",&k);
printf("masukkan elemen dari matriks %.0fX%.0f \n",k,k);
for (i=0;i<k;i++)
{
for (j=0;j<k;j++)
{
printf("A(%d,%d)",i+1,j+1);
scanf("%f",&a[i][j]);
}
}
d=determinant(a,k);
printf("Determinan = %.2f",d);
if (d==0)
printf("\nInverse matriks tidak temukan\n");
else
cofactor(a,k);
printf("\n\n**** terimah kasih telah menggunakan program!!! ****");
getch();
}
/*For calculating Determinant of the Matrix */
float determinant(float a[25][25],float k)
{
float s=1,det=0,b[25][25];
int i,j,m,n,c;
if (k==1)
{
return (a[0][0]);
}
else
{
det=0;
for (c=0;c<k;c++)
{
m=0;
n=0;
for (i=0;i<k;i++)
{
for (j=0;j<k;j++)
{
b[i][j]=0;
if (i != 0 && j != c)
{
b[m][n]=a[i][j];
if (n<(k-2))
n++;
else
{
n=0;
m++;
}
}
}
}
det=det + s * (a[0][c] * determinant(b,k-1));
s=-1 * s;
}
}
return (det);
}
void cofactor(float num[25][25],float f)
{
float b[25][25],fac[25][25];
int p,q,m,n,i,j;
for (q=0;q<f;q++)
{
for (p=0;p<f;p++)
{
m=0;
n=0;
for (i=0;i<f;i++)
{
for (j=0;j<f;j++)
{
if (i != q && j != p)
{
b[m][n]=num[i][j];
if (n<(f-2))
n++;
else
{
n=0;
m++;
}
}
}
}
fac[q][p]=pow(-1,q + p) * determinant(b,f-1);
}
}
transpose(num,fac,f);
}
/*Finding transpose of matrix*/
void transpose(float num[25][25],float fac[25][25],float r)
{
int i,j;
float b[25][25],inverse[25][25],d;
for (i=0;i<r;i++)
{
for (j=0;j<r;j++)
{
b[i][j]=fac[j][i];
}
}
d=determinant(num,r);
for (i=0;i<r;i++)
{
for (j=0;j<r;j++)
{
inverse[i][j]=b[i][j] / d;
}
}
printf("\n\n\nThe inverse of matrix is : \n");
for (i=0;i<r;i++)
{
for (j=0;j<r;j++)
{
printf("\t%.1f",inverse[i][j]);
}
printf("\n");
}
}
#include<math.h>
#include<conio.h>
float determinant(float a[25][25],float k);
void cofactor(float num[25][25],float f);
void transpose(float num[25][25],float fac[25][25],float r);
int main()
{
float a[25][25],k,d;
int i,j;
printf("-------------------------------------------------------------\n");
printf("----------------program invers matriks------------------------\n");
printf("-------------------------------------------------------------\n");
printf("masukkan ordo matriks : ");
scanf("%f",&k);
printf("masukkan elemen dari matriks %.0fX%.0f \n",k,k);
for (i=0;i<k;i++)
{
for (j=0;j<k;j++)
{
printf("A(%d,%d)",i+1,j+1);
scanf("%f",&a[i][j]);
}
}
d=determinant(a,k);
printf("Determinan = %.2f",d);
if (d==0)
printf("\nInverse matriks tidak temukan\n");
else
cofactor(a,k);
printf("\n\n**** terimah kasih telah menggunakan program!!! ****");
getch();
}
/*For calculating Determinant of the Matrix */
float determinant(float a[25][25],float k)
{
float s=1,det=0,b[25][25];
int i,j,m,n,c;
if (k==1)
{
return (a[0][0]);
}
else
{
det=0;
for (c=0;c<k;c++)
{
m=0;
n=0;
for (i=0;i<k;i++)
{
for (j=0;j<k;j++)
{
b[i][j]=0;
if (i != 0 && j != c)
{
b[m][n]=a[i][j];
if (n<(k-2))
n++;
else
{
n=0;
m++;
}
}
}
}
det=det + s * (a[0][c] * determinant(b,k-1));
s=-1 * s;
}
}
return (det);
}
void cofactor(float num[25][25],float f)
{
float b[25][25],fac[25][25];
int p,q,m,n,i,j;
for (q=0;q<f;q++)
{
for (p=0;p<f;p++)
{
m=0;
n=0;
for (i=0;i<f;i++)
{
for (j=0;j<f;j++)
{
if (i != q && j != p)
{
b[m][n]=num[i][j];
if (n<(f-2))
n++;
else
{
n=0;
m++;
}
}
}
}
fac[q][p]=pow(-1,q + p) * determinant(b,f-1);
}
}
transpose(num,fac,f);
}
/*Finding transpose of matrix*/
void transpose(float num[25][25],float fac[25][25],float r)
{
int i,j;
float b[25][25],inverse[25][25],d;
for (i=0;i<r;i++)
{
for (j=0;j<r;j++)
{
b[i][j]=fac[j][i];
}
}
d=determinant(num,r);
for (i=0;i<r;i++)
{
for (j=0;j<r;j++)
{
inverse[i][j]=b[i][j] / d;
}
}
printf("\n\n\nThe inverse of matrix is : \n");
for (i=0;i<r;i++)
{
for (j=0;j<r;j++)
{
printf("\t%.1f",inverse[i][j]);
}
printf("\n");
}
}
C - for - fungsi - prosedur
#include<stdio.h>
#include<math.h>
#include<conio.h>
float determinant(float a[25][25],float k);
void cofactor(float num[25][25],float f);
void transpose(float num[25][25],float fac[25][25],float r);
int main()
{
float a[25][25],k,d;
int i,j;
printf("-------------------------------------------------------------\n");
printf("----------------program invers matriks------------------------\n");
printf("-------------------------------------------------------------\n");
printf("masukkan ordo matriks : ");
scanf("%f",&k);
printf("masukkan elemen dari matriks %.0fX%.0f \n",k,k);
for (i=0;i<k;i++)
{
for (j=0;j<k;j++)
{
printf("A(%d,%d)",i+1,j+1);
scanf("%f",&a[i][j]);
}
}
d=determinant(a,k);
printf("Determinan = %.2f",d);
if (d==0)
printf("\nInverse matriks tidak temukan\n");
else
cofactor(a,k);
printf("\n\n**** terimah kasih telah menggunakan program!!! ****");
getch();
}
/*For calculating Determinant of the Matrix */
float determinant(float a[25][25],float k)
{
float s=1,det=0,b[25][25];
int i,j,m,n,c;
if (k==1)
{
return (a[0][0]);
}
else
{
det=0;
for (c=0;c<k;c++)
{
m=0;
n=0;
for (i=0;i<k;i++)
{
for (j=0;j<k;j++)
{
b[i][j]=0;
if (i != 0 && j != c)
{
b[m][n]=a[i][j];
if (n<(k-2))
n++;
else
{
n=0;
m++;
}
}
}
}
det=det + s * (a[0][c] * determinant(b,k-1));
s=-1 * s;
}
}
return (det);
}
void cofactor(float num[25][25],float f)
{
float b[25][25],fac[25][25];
int p,q,m,n,i,j;
for (q=0;q<f;q++)
{
for (p=0;p<f;p++)
{
m=0;
n=0;
for (i=0;i<f;i++)
{
for (j=0;j<f;j++)
{
if (i != q && j != p)
{
b[m][n]=num[i][j];
if (n<(f-2))
n++;
else
{
n=0;
m++;
}
}
}
}
fac[q][p]=pow(-1,q + p) * determinant(b,f-1);
}
}
transpose(num,fac,f);
}
/*Finding transpose of matrix*/
void transpose(float num[25][25],float fac[25][25],float r)
{
int i,j;
float b[25][25],inverse[25][25],d;
for (i=0;i<r;i++)
{
for (j=0;j<r;j++)
{
b[i][j]=fac[j][i];
}
}
d=determinant(num,r);
for (i=0;i<r;i++)
{
for (j=0;j<r;j++)
{
inverse[i][j]=b[i][j] / d;
}
}
printf("\n\n\nThe inverse of matrix is : \n");
for (i=0;i<r;i++)
{
for (j=0;j<r;j++)
{
printf("\t%.1f",inverse[i][j]);
}
printf("\n");
}
}
#include<math.h>
#include<conio.h>
float determinant(float a[25][25],float k);
void cofactor(float num[25][25],float f);
void transpose(float num[25][25],float fac[25][25],float r);
int main()
{
float a[25][25],k,d;
int i,j;
printf("-------------------------------------------------------------\n");
printf("----------------program invers matriks------------------------\n");
printf("-------------------------------------------------------------\n");
printf("masukkan ordo matriks : ");
scanf("%f",&k);
printf("masukkan elemen dari matriks %.0fX%.0f \n",k,k);
for (i=0;i<k;i++)
{
for (j=0;j<k;j++)
{
printf("A(%d,%d)",i+1,j+1);
scanf("%f",&a[i][j]);
}
}
d=determinant(a,k);
printf("Determinan = %.2f",d);
if (d==0)
printf("\nInverse matriks tidak temukan\n");
else
cofactor(a,k);
printf("\n\n**** terimah kasih telah menggunakan program!!! ****");
getch();
}
/*For calculating Determinant of the Matrix */
float determinant(float a[25][25],float k)
{
float s=1,det=0,b[25][25];
int i,j,m,n,c;
if (k==1)
{
return (a[0][0]);
}
else
{
det=0;
for (c=0;c<k;c++)
{
m=0;
n=0;
for (i=0;i<k;i++)
{
for (j=0;j<k;j++)
{
b[i][j]=0;
if (i != 0 && j != c)
{
b[m][n]=a[i][j];
if (n<(k-2))
n++;
else
{
n=0;
m++;
}
}
}
}
det=det + s * (a[0][c] * determinant(b,k-1));
s=-1 * s;
}
}
return (det);
}
void cofactor(float num[25][25],float f)
{
float b[25][25],fac[25][25];
int p,q,m,n,i,j;
for (q=0;q<f;q++)
{
for (p=0;p<f;p++)
{
m=0;
n=0;
for (i=0;i<f;i++)
{
for (j=0;j<f;j++)
{
if (i != q && j != p)
{
b[m][n]=num[i][j];
if (n<(f-2))
n++;
else
{
n=0;
m++;
}
}
}
}
fac[q][p]=pow(-1,q + p) * determinant(b,f-1);
}
}
transpose(num,fac,f);
}
/*Finding transpose of matrix*/
void transpose(float num[25][25],float fac[25][25],float r)
{
int i,j;
float b[25][25],inverse[25][25],d;
for (i=0;i<r;i++)
{
for (j=0;j<r;j++)
{
b[i][j]=fac[j][i];
}
}
d=determinant(num,r);
for (i=0;i<r;i++)
{
for (j=0;j<r;j++)
{
inverse[i][j]=b[i][j] / d;
}
}
printf("\n\n\nThe inverse of matrix is : \n");
for (i=0;i<r;i++)
{
for (j=0;j<r;j++)
{
printf("\t%.1f",inverse[i][j]);
}
printf("\n");
}
}
C - for - fungsi - prosedur
Menukar nilai dua buah variable adalah salah satu algoritma dasar dalam struktur data. Biasanya untuk menulis fungsi ini, kita membutuhkan tambahan satu variable sebagai perantara. Berikut ini adalah algoritma untuk menukar nilai dua buah variable dengan perantara:
tmp = x;x = y;y = tmp;Algoritma pertukaran nilai tanpa perantara
DEKLARASI
x,y :integer
ALGORITMA
Read(x)
Read(y)
x <-- x+y
y <-- x-y
x <-- x-y
Write(x)
Write(y)
ALGORITMA
Read(x)
Read(y)
x <-- x+y
y <-- x-y
x <-- x-y
Write(x)
Write(y)
Source code pertukaran nilai tanpa perantara dengan C/C++
#include <stdio.h>#include <conio.h>
void main()
{
int x,y;
printf("program mempertukarkan nilai variabel x=y , y=x");
printf("\n===============================================");
printf("\nmasukan nilai x : ");scanf("%d",&x);
printf("\nmasukan nilai y : ");scanf("%d",&y);
x=x+y;
y=x-y;
x=x-y;
printf("nilai x sekarang adalah %d\n",x);
printf("nilai y sekarang adalah %d",y);
getch();
}
Mohon Like dan komentarnya, Terimah kasih!!!
algoritma - C - input/output - konsep dasar
Subscribe to:
Posts (Atom)
