Populer Posts Hari ini
Popular Posts
-
Java Inputan / Ouput Kumpulan Source Code dengan Bahasa Java IF ...
-
Pengertian Akar persamaan kuadrat Persamaan Kuadrat merupakan suatu persamaan polinomial berorde 2 dengan bentuk umum da...
-
#include <stdio.h> #include <stdlib.h> void DesimalToBiner(int N){ if(N>1){ DesimalToBiner(N/2); } ...
-
1. Insertion Sort 2. Buble Sort 3. Shell Sort 4. Quick Sort 5. Pengurutan Matriks
-
Palindrom adalah sebuah kata, frasa, angka maupun susunan lainnya yang dapat dibaca dengan sama baik dari depan maupun bela...
-
Pengertian Akar persamaan kuadrat Persamaan Kuadrat merupakan suatu persamaan polinomial berorde 2 dengan bentuk umum dari...
-
Perulangan For yaitu perulangan yang dilakukan ketika kondisi kapan perulangan dihentikan dan banyaknya proses perulang...
-
program kalkulator GUI dengan java di netbeans Download
-
Bilangan Prima adalah bilangan asli yang lebih dari satu yang tidak dapat dibagi oleh bilangan manapun kecuali o...
-
#include <stdio.h> #include <conio.h> int main() { int i,j,c; printf("deret bilangan prima 1-100 adalah \n...
Powered by Blogger.
Labels
Lorem 1
adsense
"
});
Circle Gallery
"
});
‹
›
News
"
});
package mengurutkanarray;
import java.util.Arrays;
public class MengurutkanArray {
public static void main(String[] args) {
// TODO code application logic here
int[] Array={5,2,8,7,1};
Arrays.sort(Array);
System.out.println(Arrays.toString(Array));
}
}
Output
array - Library java
Pengertian Matriks
matriks adalah kumpulan bilangan, simbol, ataupun ekspresi, yang berbentuk persegi maupun persegi panjang yang disusun menurut baris dan kolom. Bilangan-bilangan yang terdapat di suatu matriks disebut dengan elemen atau anggota matriks. Secara umum, matriks dapat diartikan sebagai sebuah susunan atau kumpulan dari beberapa bilangan yang disusun berdasarkan kepada baris dan kolom yang bentuknya persegi atau persegi panjang. Matriks biasanya disusun dengan diapit oleh tanda kurung siku [ ] namun terkadang ada juga elemen matriks yang diapit oleh tanda kurung biasa ().
Ukuran dari sebuah matriks biasa disebut dengan ordo yang menjelaskan jumlah dari baris dan kolom yang ada di dalam sebuah matriks tersebut. Ukuran dari sebuah matriks dapat di simbolkan dengan rumus berikut ini:
Amxn
A = Nama Matriks
m = jumlah baris
n = jumlah kolom
mxn = ordo matriks
Contoh:
Matrik ber-ordo 3x5 Matriks ber- ordo 3x2
DEKLARASI
matriks :Array[1..N][1...N] of integer
i,j,k,l,tempa :integer
ALGORITMA
//Penginputan Matriks
temp <--- 0
for i<--- 0 to 3 do
for j<---0 to 3 do
Read(matriks[i][j])
endfor
endfor
//Pengutan Matriks for i<--- 0 to 3 do
for j<--- 0 to 3 do
for k<--- 0 to 3 do
for l<--- 0 to 3 do
if matriks[k][l]> matriks[i][j] then
temp <--- matriks[k][l]
matriks[k][l]<--- matriks[i][j]
matriks[i][j]<--- temp
endif
endfor
endfor
endfor
endfor
//Tampilkan Matriks write("data matiks terurut")
for i<--- 0 to 3 do
for j<--- 0 to 3 do
write(matriks[i][j])
endor
endfor
Source Code Pengurutan Matriks Dengan Bahasa C
algoritma - array - matriks
Pengertian Array
Array (larik)adalah kumpulan dari nilai-nilai data bertipe sama dalam urutan tertentu yang menggunakan nama variabel yang sama. Nilai-nilai data di suatu larik disebut dengan elemen-elemen larik. Letak urutan dari suatu elemen larik disebut dengan index. Masing-masing elemen Array dapat di akses melalui indeksnya. Dalam Java, indeks array selalu bertipe integer yang di mulai dari nol.
1. Array 1 dimensi
Array di deklarasikan dengan tanda [] (bracket). Dalam Java, bentuk umum dari deklarasi array 1 dimensi Sbb:
tipe data namaArray[]; atau tipe data[] namaArray;
cara mendeklarasikan array yaitu :
int [] JumlahHari;
untuk menentukan jumlah elemen dari array tersebut kita harus mengalokasikan ruang memori dengan menggunakan kata kunci new. berikut bentuk umum penggunaannya:
JumlahHari= new int[12];
array JumlahHari diatas memiliki 12 elemen yang bertipe integer.
2. Array 2 dimensi
bentuk umum dari deklarasi array 2 dimensi Sbb:
tipe data namaArray[][]; atau tipe data[][] namaArray;
cara mendeklarasikan array yaitu :
int [][] MatriksA;
untuk menentukan jumlah elemen dari array tersebut kita harus mengalokasikan ruang memori dengan menggunakan kata kunci new. berikut bentuk umum penggunaannya:
MatriksA= new int[2][3];
array MatriksA diatas memiliki 2 elemen baris dan 3 elemen kolom yang bertipe integer.
contoh:
package array;
public class Array {
public static void main(String[] args) {
//array 1 dimensi
int []JumlahHari;
JumlahHari=new int[12];
JumlahHari[0]=31;
JumlahHari[1]=28;
JumlahHari[2]=31;
JumlahHari[3]=30;
JumlahHari[4]=31;
JumlahHari[5]=30;
JumlahHari[6]=31;
JumlahHari[7]=31;
JumlahHari[8]=30;
JumlahHari[9]=31;
JumlahHari[10]=30;
JumlahHari[11]=31;
//Array 2 dimensi
int[][]MatriksA=new int[2][3];
MatriksA[0][0]=1;
MatriksA[0][1]=2;
MatriksA[0][2]=3;
MatriksA[1][0]=4;
MatriksA[1][1]=5;
MatriksA[1][2]=6;
System.out.println("Array 1 dimensi");
for(int i=0;i<12;i++){
System.out.println("Bulan ke:"+(i+1)+"jumlah hari\t:"+JumlahHari[i]);
}
System.out.println("");
System.out.println("Array 2 dimensi");
for(int i=0;i<2;i++){
for(int j=0;j<3;j++){
System.out.print("\t"+MatriksA[i][j]);
}
System.out.println("");
}
}
}
Hasil
Terimah kasih, Mohon like dan komentarya!!!
array - java - konsep dasar
Pengertian Larik
Misalkan suatu larik A={1,2,3,4} maka nilai rata-ratanya adalah: 2,5
Kunjungi juga Algoritma-menghitung-nilai-rata-rata suatu Array / larik
Larik adalah kumpulan dari nilai-nilai data bertipe sama dalam urutan tertentu yang menggunakan nama variabel yang sama. Nilai-nilai data di suatu larik disebut dengan elemen-elemen larik. Letak urutan dari suatu elemen larik disebut dengan index.
Larik dapat di deklarasikan dengan menyebutkan jumlah dari elemennya yang di tulis di antara tanda "[ ]". Misalkan int M[10]: berarti suatu larik dimensi satu dengan nama Y di deklarasikan dengan tipe ineteger yang memmiliki 10 elemen.
Source code Menghitung nilai rata-rata suatu Array / Larik dengan Java
package hitungratalarik;
import java.util.Scanner;
public class HitungRataLarik {
private static void RerataLarik(int N){
int i;
int jumlah=0;
float Rata_rata;
Scanner input=new Scanner(System.in);
int[] A=new int[N];
for(i=0;i<N;i++){
System.out.print("Masukkan nilai ke-"+(i+1)+"\t:");
A[i]=input.nextInt();
}
for(i=0;i<N;i++){
jumlah=jumlah+A[i];
}
Rata_rata=(float)jumlah/N;
System.out.println("Rata-Rata nilai larik yang anda masukkan adalah :"+Rata_rata);
}
public static void main(String[] args) {
int N;
Scanner input=new Scanner(System.in);
System.out.print("Masukkan banyak Data \t:");
N=input.nextInt();
RerataLarik(N);
}
Kunjungi juga Algoritma-menghitung-nilai-rata-rata suatu Array / larik
Mohon like dan komentarnya, Terimah Kasih!!!
array - for - input/output - java
Pengertian Larik
Misalkan suatu larik A={1,2,3,4} maka nilai rata-ratanya adalah: 2,5
PROCEDURE RerataLarik(input N :integer) <--- void
DEKLARASI
i,jumlah :integer
Rata_rata :float
A :array[1...N] of integer
ALGORITMA
Read(N)
for i <-- 0 to N do
Read(A[i])
endfor
for i <-- 0 to N do
jumlah <-- jumlah+A[i]
endfor
Rata_rata <-- jumlah/N
write(Rata_rata)
Kunjungi juga Source-code-menghitung-nilai-rata-rata dengan Java
Larik adalah kumpulan dari nilai-nilai data bertipe sama dalam urutan tertentu yang menggunakan nama variabel yang sama. Nilai-nilai data di suatu larik disebut dengan elemen-elemen larik. Letak urutan dari suatu elemen larik disebut dengan index.
Larik dapat di deklarasikan dengan menyebutkan jumlah dari elemennya yang di tulis di antara tanda "[ ]". Misalkan int M[10]: berarti suatu larik dimensi satu dengan nama Y di deklarasikan dengan tipe ineteger yang memmiliki 10 elemen.
Algoritma Menghitung nilai rata-rata suatu Array / larik
PROCEDURE RerataLarik(input N :integer) <--- void
DEKLARASI
i,jumlah :integer
Rata_rata :float
A :array[1...N] of integer
ALGORITMA
Read(N)
for i <-- 0 to N do
Read(A[i])
endfor
for i <-- 0 to N do
jumlah <-- jumlah+A[i]
endfor
Rata_rata <-- jumlah/N
write(Rata_rata)
Kunjungi juga Source-code-menghitung-nilai-rata-rata dengan Java
Mohon like dan koemntarnya, Terimah Kasih !!!
algoritma - array
Pengertian Larik
Larik adalah kumpulan dari nilai-nilai data bertipe sama dalam urutan tertentu yang menggunakan nama variabel yang sama. Nilai-nilai data di suatu larik disebut dengan elemen-elemen larik. Letak urutan dari suatu elemen larik disebut dengan index.
Larik dapat di deklarasikan dengan menyebutkan jumlah dari elemennya yang di tulis di antara tanda "[ ]". Misalkan int M[10]: berarti suatu larik dimensi satu dengan nama Y di deklarasikan dengan tipe ineteger yang memmiliki 10 elemen.
Source code Menyisipkan elemen baru kedalam Larik terurut
package menyisipkanarray;
public class MenyisipkanArray {
private static void SisipArray(int ElemenBaru){
boolean cari;
int N=6;
int []A=new int[10];
A[0]=1;
A[1]=2;
A[2]=3;
A[3]=5;
A[4]=6;
A[5]=7;
int i,j;
cari=false;
System.out.println("Array sebelum di urutkan");
for(int m=0;m<N;m++){
System.out.print("\t"+A[m]);
}
System.out.println("\nAngka yang disisipkan :\t"+ElemenBaru);
i=0;
while(i<N && !cari){
if(ElemenBaru < A[i]){
cari=true;
}
else{
i++;
}
}
if(cari){
for(j=N-1;j>=i;j--){
A[j+1]=A[j];
}
A[i]=ElemenBaru;
}
else{
A[N]=ElemenBaru;
}
System.out.println("Array setelah di sisipkan");
for(int m=0;m<=N;m++){
System.out.print("\t"+A[m]);
}
System.out.println("");
}
public static void main(String[] args) {
int x=4;
SisipArray(x);
}
}
Kunjungi juga Algoritma menyisipkan elemen baru kedalam larik terurut
Mohon like dan komentarnya, Terimah kasih
array - if - java - while
Pengertian Larik
Larik adalah kumpulan dari nilai-nilai data bertipe sama dalam urutan tertentu yang menggunakan nama variabel yang sama. Nilai-nilai data di suatu larik disebut dengan elemen-elemen larik. Letak urutan dari suatu elemen larik disebut dengan index.
Larik dapat di deklarasikan dengan menyebutkan jumlah dari elemennya yang di tulis di antara tanda "[ ]". Misalkan int M[10]: berarti suatu larik dimensi satu dengan nama Y di deklarasikan dengan tipe ineteger yang memmiliki 10 elemen.
Algoritma menyisipkan elemen baru kedalam Larik terurut.
DEKLARASI
PROCEDURE SisipArray(input ElemenBaru :integer) <-- void
Cari :boolean
N,i,j,m :integer
A :array[1...7] of integer
ALGORITMA
Read(ElemenBaru)
N <-- 6
A[0] <-- 1
A[1] <-- 2
A[2] <-- 3
A[3] <-- 5
A[4] <-- 6
A[5] <-- 7
cari <-- false
i <-- 0
while (i<N) and (bukan cari) do
if x < A[i] then
cari <-- true
else
if x >= A[i] then
i <-- i+1
endif
endif
if (cari) then
for j <-- (N-1) downto i do
A[j+1] <-- A[j]
endfor
A[i] <-- ElemenBaru
else
if (bukan cari) then
A[N] <-- ElemenBaru
endif
endif
for m<-- 0 to N do
write(A[m])
enfor
Kunjungi juga Source code / program menyisipkan elemen baru kedalam larik terurut dengan Java
Mohon like dan komentarnya, Terimah kasih
algoritma - array
Pengurutan Ascending
Pengurutan data ascending adalah pengurutan data dari yang tertinggi ke yang terendah.Contoh :
Data acak : 3 7 1 6 11 5 4
Ascending : 11 7 6 5 4 3 1
Algortima Pengurutan Ascending
DEKLARASI
Data,N,i,j,a,temp :integer
angka :array[1...N] of ineteger
ALGORITMA
Read(N)
for i <-- 0 toi N do
Read(angka[i]
endfor
for i <-- 0 to N do
for j <-- 0 to N do
if angka[i] < angka[j] then
temp <-- angka[i]
angka[i] <--angka[j]
angka[j] <-- temp
endif
endfor
endfor
for i <-- 0 to N do
Read(angka[i])
endfor
Source Code / Program Pengurutan Ascending dengan Java
package sortingascending_descending;
import java.io.*;
import java.util.Scanner;
public class SortingAscending_Descending {
public static void main(String[] args) {
int Data,N = 0;
int i, j, a, temp;
Scanner input = new Scanner(System.in);
System.out.print("Input banyaknya jumlah data : ");
try{
N=input.nextInt();
}
catch(Exception e){
System.out.println("Data Harus Berupa angka!!!");
}
int angka[] = new int[N];
int angka_desc[] = new int[N];
int angka_desc[] = new int[N];
for(i=0;i<N;i++){
System.out.print("Masukkan data ke - " + (i+1) + " : ");
try{
Data = input.nextInt();
angka[i]=Data;
angka_Desc[i]=Data;
}
catch(Exception e){
System.out.println("Data Harus Berupa angka!!!");
}
}
for(i=0;i<N-1;i++){
for(j=i+1;j<N;j++){
if(angka_Desc[i]< angka_Asc[j]){
temp=angka_Desc[i];
angka_Desc[i]=angka_Desc[j];
angka_Desc[j]=temp;
}
}
}
System.out.print("\n\nData sebelum diurutkan : ");
for(i=0;i<N;i++){
System.out.print(angka[i] + ", ");
}
System.out.print("\nData setelah diurutkan Descending : \n");
for(i=0;i<N;i++){
System.out.print(angka_Desc[i] + ", ");
}
System.out.println("");
}
}
Algoritma dan program pengurutan Ascending dengan Java
Hasil
Algoritma dan program pengurutan Ascending dengan Java
Mohon Like dan Komentarnya, Terima kasih!!!
array - for - input/output - java - sorting
package randompadaarray;
public class RandompadaArray {
public static void main(String[] args) {
// TODO code application logic here
String[]names;
names=new String[5];
names[0]="John";
names[1]="Jakson";
names[2]="Michael";
names[3]="Ariana";
names[4]="Grande";
int num=(int) (Math.random()*5);
System.out.println("nama saya adalah"+names[num]);
}
}
array - java - Library java
Subscribe to:
Posts (Atom)


