Populer Posts Hari ini
Popular Posts
-
Java Inputan / Ouput Kumpulan Source Code dengan Bahasa Java IF ...
-
Pengertian Akar persamaan kuadrat Persamaan Kuadrat merupakan suatu persamaan polinomial berorde 2 dengan bentuk umum da...
-
#include <stdio.h> #include <stdlib.h> void DesimalToBiner(int N){ if(N>1){ DesimalToBiner(N/2); } ...
-
1. Insertion Sort 2. Buble Sort 3. Shell Sort 4. Quick Sort 5. Pengurutan Matriks
-
Palindrom adalah sebuah kata, frasa, angka maupun susunan lainnya yang dapat dibaca dengan sama baik dari depan maupun bela...
-
Pengertian Akar persamaan kuadrat Persamaan Kuadrat merupakan suatu persamaan polinomial berorde 2 dengan bentuk umum dari...
-
Perulangan For yaitu perulangan yang dilakukan ketika kondisi kapan perulangan dihentikan dan banyaknya proses perulang...
-
program kalkulator GUI dengan java di netbeans Download
-
Bilangan Prima adalah bilangan asli yang lebih dari satu yang tidak dapat dibagi oleh bilangan manapun kecuali o...
-
#include <stdio.h> #include <conio.h> int main() { int i,j,c; printf("deret bilangan prima 1-100 adalah \n...
Powered by Blogger.
Labels
Lorem 1
adsense
"
});
Circle Gallery
"
});
‹
›
News
"
});
Pengertian Array
Array (larik)adalah kumpulan dari nilai-nilai data bertipe sama dalam urutan tertentu yang menggunakan nama variabel yang sama. Nilai-nilai data di suatu larik disebut dengan elemen-elemen larik. Letak urutan dari suatu elemen larik disebut dengan index. Masing-masing elemen Array dapat di akses melalui indeksnya. Dalam Java, indeks array selalu bertipe integer yang di mulai dari nol.
1. Array 1 dimensi
Array di deklarasikan dengan tanda [] (bracket). Dalam Java, bentuk umum dari deklarasi array 1 dimensi Sbb:
tipe data namaArray[]; atau tipe data[] namaArray;
cara mendeklarasikan array yaitu :
int [] JumlahHari;
untuk menentukan jumlah elemen dari array tersebut kita harus mengalokasikan ruang memori dengan menggunakan kata kunci new. berikut bentuk umum penggunaannya:
JumlahHari= new int[12];
array JumlahHari diatas memiliki 12 elemen yang bertipe integer.
2. Array 2 dimensi
bentuk umum dari deklarasi array 2 dimensi Sbb:
tipe data namaArray[][]; atau tipe data[][] namaArray;
cara mendeklarasikan array yaitu :
int [][] MatriksA;
untuk menentukan jumlah elemen dari array tersebut kita harus mengalokasikan ruang memori dengan menggunakan kata kunci new. berikut bentuk umum penggunaannya:
MatriksA= new int[2][3];
array MatriksA diatas memiliki 2 elemen baris dan 3 elemen kolom yang bertipe integer.
contoh:
package array;
public class Array {
public static void main(String[] args) {
//array 1 dimensi
int []JumlahHari;
JumlahHari=new int[12];
JumlahHari[0]=31;
JumlahHari[1]=28;
JumlahHari[2]=31;
JumlahHari[3]=30;
JumlahHari[4]=31;
JumlahHari[5]=30;
JumlahHari[6]=31;
JumlahHari[7]=31;
JumlahHari[8]=30;
JumlahHari[9]=31;
JumlahHari[10]=30;
JumlahHari[11]=31;
//Array 2 dimensi
int[][]MatriksA=new int[2][3];
MatriksA[0][0]=1;
MatriksA[0][1]=2;
MatriksA[0][2]=3;
MatriksA[1][0]=4;
MatriksA[1][1]=5;
MatriksA[1][2]=6;
System.out.println("Array 1 dimensi");
for(int i=0;i<12;i++){
System.out.println("Bulan ke:"+(i+1)+"jumlah hari\t:"+JumlahHari[i]);
}
System.out.println("");
System.out.println("Array 2 dimensi");
for(int i=0;i<2;i++){
for(int j=0;j<3;j++){
System.out.print("\t"+MatriksA[i][j]);
}
System.out.println("");
}
}
}
Hasil
Terimah kasih, Mohon like dan komentarya!!!
array - java - konsep dasar
Apa itu Eksepsi ???
Eksepsi adalah kesalahan-kesalahan yang terjadi pada saat program sedang dijalankan atau suatu objek yang di ciptakan pada saat suatu program mengalami kondisi yang tidak wajar. Di dalam java kita dapat membangkitan suatu Eksepsi secara otomatis menggunakan sistem Java Runtime ataupun manual melalui kode yang kita tulis. Kali ini saya akan berbagi bagaimana membangkitkan Eksepsi atau pesan keslahan pada saat program di jalankan menggunakan kata kunci Throw. Berikut ini bentuk umum yang biasa digunakan dalam Throw:
throw eksepsi;
Eksepsi yang dimaksud harus berupa objek Throwable maupun objek dari kelas-kelas turunannya. Sebagai contoh, apabila kita ingin membangkitkan eksepsi NullPointerException, maka kita dapat menuliskan kodenya sbb;
throw new NullPointerException();
kode di atas dapat di tulis sbb:
NullPointerException npe=new NullPointerException();
throw npe;
Berikut contoh program menggunakan kata kunci throw untuk membangkitkan eksepsi NullPointerException.
class Barang{
private String Kode;
private double Harga;
public void setKode(String Vkode){
try {
Kode=Vkode;
if(Kode==null){
throw new NullPointerException();
}
} catch (NullPointerException npe) {
System.out.println("Eksepsi : Kode barang di boleh null");
}
}
public String getKode(){
return Kode;
}
public void setHarga(double Vharga){
Harga=Vharga;
}
public double getHarga(){
return Harga;
}
}
public class Throw {
public static void main(String[] args) {
Barang A=new Barang();
A.setKode(null);
A.setHarga(5000);
System.out.println("Kode \t:"+A.getKode());
System.out.println("Harga \t:"+A.getHarga());
}
}
Eksepsi adalah kesalahan-kesalahan yang terjadi pada saat program sedang dijalankan atau suatu objek yang di ciptakan pada saat suatu program mengalami kondisi yang tidak wajar. Di dalam java kita dapat membangkitan suatu Eksepsi secara otomatis menggunakan sistem Java Runtime ataupun manual melalui kode yang kita tulis. Kali ini saya akan berbagi bagaimana membangkitkan Eksepsi atau pesan keslahan pada saat program di jalankan menggunakan kata kunci Throw. Berikut ini bentuk umum yang biasa digunakan dalam Throw:
throw eksepsi;
Eksepsi yang dimaksud harus berupa objek Throwable maupun objek dari kelas-kelas turunannya. Sebagai contoh, apabila kita ingin membangkitkan eksepsi NullPointerException, maka kita dapat menuliskan kodenya sbb;
throw new NullPointerException();
kode di atas dapat di tulis sbb:
NullPointerException npe=new NullPointerException();
throw npe;
Berikut contoh program menggunakan kata kunci throw untuk membangkitkan eksepsi NullPointerException.
class Barang{
private String Kode;
private double Harga;
public void setKode(String Vkode){
try {
Kode=Vkode;
if(Kode==null){
throw new NullPointerException();
}
} catch (NullPointerException npe) {
System.out.println("Eksepsi : Kode barang di boleh null");
}
}
public String getKode(){
return Kode;
}
public void setHarga(double Vharga){
Harga=Vharga;
}
public double getHarga(){
return Harga;
}
}
public class Throw {
public static void main(String[] args) {
Barang A=new Barang();
A.setKode(null);
A.setHarga(5000);
System.out.println("Kode \t:"+A.getKode());
System.out.println("Harga \t:"+A.getHarga());
}
}
jika program di jalankan :
Eksepsi : Kode barang di boleh null
Kode :null
Harga :5000.
Mohon jempol dan komentarnya!!!
Mohon jempol dan komentarnya!!!
java - konsep dasar - Library java
Apa itu Eksepsi ???
Eksepsi adalah kesalahan-kesalahan yang terjadi pada saat program sedang dijalankan atau suatu objek yang di ciptakan pada saat suatu program mengalami kondisi yang tidak wajar. Di dalam java kita dapat membangkitan suatu Eksepsi secara otomatis menggunakan sistem Java Runtime ataupun manual melalui kode yang kita tulis. Kali ini saya akan berbagi bagaimana membangkitkan Eksepsi atau pesan keslahan pada saat program di jalankan menggunakan kata kunci Throw. Berikut ini bentuk umum yang biasa digunakan dalam Throw:
throw eksepsi;
Eksepsi yang dimaksud harus berupa objek Throwable maupun objek dari kelas-kelas turunannya. Sebagai contoh, apabila kita ingin membangkitkan eksepsi NullPointerException, maka kita dapat menuliskan kodenya sbb;
throw new NullPointerException();
kode di atas dapat di tulis sbb:
NullPointerException npe=new NullPointerException();
throw npe;
Berikut contoh program menggunakan kata kunci throw untuk membangkitkan eksepsi NullPointerException.
class Barang{
private String Kode;
private double Harga;
public void setKode(String Vkode){
try {
Kode=Vkode;
if(Kode==null){
throw new NullPointerException();
}
} catch (NullPointerException npe) {
System.out.println("Eksepsi : Kode barang di boleh null");
}
}
public String getKode(){
return Kode;
}
public void setHarga(double Vharga){
Harga=Vharga;
}
public double getHarga(){
return Harga;
}
}
public class Throw {
public static void main(String[] args) {
Barang A=new Barang();
A.setKode(null);
A.setHarga(5000);
System.out.println("Kode \t:"+A.getKode());
System.out.println("Harga \t:"+A.getHarga());
}
}
Eksepsi adalah kesalahan-kesalahan yang terjadi pada saat program sedang dijalankan atau suatu objek yang di ciptakan pada saat suatu program mengalami kondisi yang tidak wajar. Di dalam java kita dapat membangkitan suatu Eksepsi secara otomatis menggunakan sistem Java Runtime ataupun manual melalui kode yang kita tulis. Kali ini saya akan berbagi bagaimana membangkitkan Eksepsi atau pesan keslahan pada saat program di jalankan menggunakan kata kunci Throw. Berikut ini bentuk umum yang biasa digunakan dalam Throw:
throw eksepsi;
Eksepsi yang dimaksud harus berupa objek Throwable maupun objek dari kelas-kelas turunannya. Sebagai contoh, apabila kita ingin membangkitkan eksepsi NullPointerException, maka kita dapat menuliskan kodenya sbb;
throw new NullPointerException();
kode di atas dapat di tulis sbb:
NullPointerException npe=new NullPointerException();
throw npe;
Berikut contoh program menggunakan kata kunci throw untuk membangkitkan eksepsi NullPointerException.
class Barang{
private String Kode;
private double Harga;
public void setKode(String Vkode){
try {
Kode=Vkode;
if(Kode==null){
throw new NullPointerException();
}
} catch (NullPointerException npe) {
System.out.println("Eksepsi : Kode barang di boleh null");
}
}
public String getKode(){
return Kode;
}
public void setHarga(double Vharga){
Harga=Vharga;
}
public double getHarga(){
return Harga;
}
}
public class Throw {
public static void main(String[] args) {
Barang A=new Barang();
A.setKode(null);
A.setHarga(5000);
System.out.println("Kode \t:"+A.getKode());
System.out.println("Harga \t:"+A.getHarga());
}
}
jika program di jalankan :
Eksepsi : Kode barang di boleh null
Kode :null
Harga :5000.
Mohon jempol dan komentarnya!!!
Mohon jempol dan komentarnya!!!
java - konsep dasar - Library java
Perulangan For
yaitu perulangan yang dilakukan ketika kondisi kapan perulangan dihentikan dan banyaknya proses perulangan sudah di ketahui. Secara umum bentuk perulangan For yaitu
for(Awal, Akhir, Peningkatan)statemen;
Awal : Nilai awal yang di berikan terhadap suatu variabel untuk perulangannya (misal i=0). variabel ini di gunakan untuk menghitung banyak perulangan yang akan dilakukan.
Akhir: Ungkapan yang menunjukkan suatu kondisi yang harus di penuhi agar perulangan terus dilakukan misal (i<=5). jadi, perulangan akan terus dilakukan selama i lebih kecil atau sama dengan 5.
Peningkatan: ungkapan yang menunjukkan perubahan nilai variabel setiap perulangan dilakukan misal(i++, berarti nilai i akan ditambah 1 setiap perulangan dilakukan).
contoh program for
#include <stdio.h>
main(){
int i;
for(i=0;i<=5;i++){
printf("indonesia \n");
}
}
maka iika program dijalankan akan menampilkan indonesia sebanyak 5 kali.
Perulangan while
yaitu sebuah perulangan yang kondisi berhenti sudah di ketahui tetapi banyaknya proses perulangan belum di ketahui. perbedaannya dengan for yaitu perulangan while nilai awal diberikan di luar dan peningkatan nilai variabel pengontrol perulangan dilakuakan didalam statemen. secara umum bentuk dari perulangan while yaitu
while (kondisi)statemen;
contoh program while
#include <stdio.h>
main(){
int i=5;
while(i<7){
printf("indonesia \n");
i++;
}
}
jika program ini di jalankan akan menampilkan hasil "indonesia" sebanyak 2 kali.
Perulangan do-while
hampir sama dengan perulangan while yaitu sebuah perulangan yang kondisi berhenti sudah di ketahui tetapi banyaknya proses perulangan yang dilakuakan belum di ketahui. perbedaannya dengan while yaitu perulangan do-while pasti akan dilakukan minimal satu kali. hal ini terjadi karena pengecekan kondisi dilakukan diakhir statemen. secara umum bentuk perulangan do-while yaitu:
do statemen while(kondisi);
contoh program yaitu:
#include <stdio.h>
main(){
int i=5;
do{
printf("indonesia \n");
i++;
}while(i<7);
}
jika program ini di jalankan akan menampilkan kata "indonesia" sebanyak 2 kali.
sekian postingan saya kali ini mohon komentar dan sarannya....
yaitu perulangan yang dilakukan ketika kondisi kapan perulangan dihentikan dan banyaknya proses perulangan sudah di ketahui. Secara umum bentuk perulangan For yaitu
for(Awal, Akhir, Peningkatan)statemen;
Awal : Nilai awal yang di berikan terhadap suatu variabel untuk perulangannya (misal i=0). variabel ini di gunakan untuk menghitung banyak perulangan yang akan dilakukan.
Akhir: Ungkapan yang menunjukkan suatu kondisi yang harus di penuhi agar perulangan terus dilakukan misal (i<=5). jadi, perulangan akan terus dilakukan selama i lebih kecil atau sama dengan 5.
Peningkatan: ungkapan yang menunjukkan perubahan nilai variabel setiap perulangan dilakukan misal(i++, berarti nilai i akan ditambah 1 setiap perulangan dilakukan).
contoh program for
#include <stdio.h>
main(){
int i;
for(i=0;i<=5;i++){
printf("indonesia \n");
}
}
maka iika program dijalankan akan menampilkan indonesia sebanyak 5 kali.
Perulangan while
yaitu sebuah perulangan yang kondisi berhenti sudah di ketahui tetapi banyaknya proses perulangan belum di ketahui. perbedaannya dengan for yaitu perulangan while nilai awal diberikan di luar dan peningkatan nilai variabel pengontrol perulangan dilakuakan didalam statemen. secara umum bentuk dari perulangan while yaitu
while (kondisi)statemen;
contoh program while
#include <stdio.h>
main(){
int i=5;
while(i<7){
printf("indonesia \n");
i++;
}
}
jika program ini di jalankan akan menampilkan hasil "indonesia" sebanyak 2 kali.
Perulangan do-while
hampir sama dengan perulangan while yaitu sebuah perulangan yang kondisi berhenti sudah di ketahui tetapi banyaknya proses perulangan yang dilakuakan belum di ketahui. perbedaannya dengan while yaitu perulangan do-while pasti akan dilakukan minimal satu kali. hal ini terjadi karena pengecekan kondisi dilakukan diakhir statemen. secara umum bentuk perulangan do-while yaitu:
do statemen while(kondisi);
contoh program yaitu:
#include <stdio.h>
main(){
int i=5;
do{
printf("indonesia \n");
i++;
}while(i<7);
}
jika program ini di jalankan akan menampilkan kata "indonesia" sebanyak 2 kali.
sekian postingan saya kali ini mohon komentar dan sarannya....
C - do while - for - konsep dasar - while
Menukar nilai dua buah variable adalah salah satu algoritma dasar dalam struktur data. Biasanya untuk menulis fungsi ini, kita membutuhkan tambahan satu variable sebagai perantara. Berikut ini adalah algoritma untuk menukar nilai dua buah variable dengan perantara:
tmp = x;x = y;y = tmp;Algoritma pertukaran nilai tanpa perantara
DEKLARASI
x,y :integer
ALGORITMA
Read(x)
Read(y)
x <-- x+y
y <-- x-y
x <-- x-y
Write(x)
Write(y)
ALGORITMA
Read(x)
Read(y)
x <-- x+y
y <-- x-y
x <-- x-y
Write(x)
Write(y)
Source code pertukaran nilai tanpa perantara dengan C/C++
#include <stdio.h>#include <conio.h>
void main()
{
int x,y;
printf("program mempertukarkan nilai variabel x=y , y=x");
printf("\n===============================================");
printf("\nmasukan nilai x : ");scanf("%d",&x);
printf("\nmasukan nilai y : ");scanf("%d",&y);
x=x+y;
y=x-y;
x=x-y;
printf("nilai x sekarang adalah %d\n",x);
printf("nilai y sekarang adalah %d",y);
getch();
}
Mohon Like dan komentarnya, Terimah kasih!!!
algoritma - C - input/output - konsep dasar
Subscribe to:
Posts (Atom)

